Skip to content
Home » Artikel Qoobah » Filosofi Masjid Agung Al-Akbar Surabaya

Filosofi Masjid Agung Al-Akbar Surabaya

Salah satunya daya tarik Masjid Al-Akbar Surabaya, ialah kehadiran kubah masjid yang terlihat berlainan dari bentuk serta warna kubah masjid umum yang berada di Indonesia.

Perbedaan warna serta skema perancangan kubah itu karena memang dalam proses pembangunan Masjid Al-Akbar Surabaya dipakai satu teknologi baru yang jarang dipakai dalam proses pembangunan masjid di Indonesia.

Menjadi langkah awal pembangunan kubah, panitia pelaksana pembangunan merajut kerja sama dengan PT. Binatama Akrindo yang mempunyai spesialisasi produk Tridome Ruang Struktur menjadi satu susunan atap untuk kubah penting, dengan bentuk yang begitu unik.

Masjid Al-Akbar Surabaya

Masjid_Nasional_Al-Akbar_Surabaya

Kekhasan bentuk kubah ini didukung dengan bentuk kubah yang hampir mirip 1/2 telur dengan 1,5 layer mempunyai tinggi seputar 27 meter. Bentuk ini menumpu pada bentuk piramida terpancung dalam 2 layer setinggi kira-kira 11 meter. dengan bentang sandaran atau diameter 54 m x 54 m.

Pertemuan pada bentuk lengkung serta bagian datar ini mengakibatkan tingkat kesusahan yang lebih susah diantaranya sebab peluang penutunan susunan yang semakin besar. Walau begitu, masalah itu dapat ditangani sebab ditangani oleh team profesional yang dibarengi dengan program-program CAD/CAE/CAM serta FABRIC yang membuahkan analisis susunan serta hasil produksi dengan kecermatan serta ketepatan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Ketepatan perhitungan dimensi-dimensi simpul dari bola baja padat dalam penyebaran gaya-gaya batangnya mendukung tampilan yang ciri khas serta memberi hasil yang begitu indah.

Ketepatan waktu untuk menyusun serta menempatkan komponen-komponen susunan di lapangan bisa saja oleh terdapatnya disiplin kerja serta pengalaman dari team pelaksana di lapangan. Penerapan ini didukung oleh peralatan-peralatan mutakhir, menara-menara membantu spesial serta dengan pertolongan mesin-mesin spesial dan tower crane.

Dari semua skema kerja itu, pada akhirnya didapatkan satu kerja hasil yang begitu kuat, unik serta indah. Satu ruang frame yang anggun, yang dapat membuat bangunan Masjid Al-Akbar Surabaya terlihat teduh, luas serta nyaman. Satu teknologi yang menjawab kemauan banyak kelompok, supaya masjid dapat tampil utuh, tidaklah terlalu diganggu tiang-tiang yang sering mengakibatkan kerusakan panorama.

Sesudah masalah penyangga bangunan kubah sudah terjawab, muncul lalu satu pertanyaan mengenai teknologi apakah yang akan dipakai menjadi penutup bangunan kubah yang besar serta agung.

error: Content is protected !!