Skip to content
Home » Artikel Qoobah » Masjid Agung Baitul Huda Mukomuko Bengkulu

Masjid Agung Baitul Huda Mukomuko Bengkulu

Masjid Agung Baitul Huda

Masjid Agung Baitul Huda ialah masjid agung Kabupaten Mukomuko, propinsi Bengkulu. Tempatnya ada di samping barat daya kantor Bupati Mukomuko di kelurahan Bandar Ratu, kecamatan Kota Mukomuko, kabupaten Mukomuko. Pembangunan masjid agung ini mengejar dibuatnya komplek perkantoran pemerintahan kabupaten Mukomuko di Bandar Ratu bersamaan dengan terbentuknya kabupaten Mukomuko jadi wilayah otonomi baru hasil pemekaran dari kabupaten Bengkulu Utara.

Kabupaten Mukomuko dibuat berdasar Undang-Undang Nomer 3 Tahun 2003 yang memutuskan pembentukan kabupaten Mukomuko terpisah dari kabupaten Bengkulu Utara. Pembentukan kabupaten ini bertepatan dengan terbentuknya kabupaten Seluma serta Kabupaten Kaur terpisah dari Kabupaten Bengkulu Selatan. Kabupaten Mukomuko adalah daerah kabupaten paling utara di propinsi Bengkulu bersebelahan dengan propinsi Sumatera Barat. Bagian barat kabupaten ini menghadap langsung ke Samudera Hindia.

Masjid Agung Baitul Huda Mukomuko Bengkulu

Pembangunan Masjid Agung Baitul Huda

Masjid Agung Baitul Huda Mukomuko dibuat di atas tempat sisa kebun kelapa sawit, dari citra google map (dibuka 6 Agustus 2019) masih kelihatan jelas deretan pohon kelapa sawit dilahan Masjid Agung yang belum juga dibuat. Begitu juga dengan citra google streetview yang diambil bulan September 2015 tunjukkan tempat disamping tenggara ruas jalan Imam Bonjol itu masih berbentuk tempat kebun kelapa sawit yang demikian subur.

Masjid Agung Baitul Huda mulai dibuat pada 7 Mei 2018 serta diperkirakan usai pada tanggal 31 Desember 2018. Project pembangunan masjid ini dikerjakan oleh PT. Bakti Muda Mandiri, jadi penyuplai barang serta layanan pemerintah. Peresmian masjid ini dikerjakan di hari Selasa tanggal 19 Februari 2019 oleh bupati Muko Muko, Choirul Huda, bersamaan dengan hari jadi kabupaten Mukomuko ke 16.

Peresmian Masjid Agung ini diikuti dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Mukomuko dibarengi oleh Wabup, Pimpinan DPRD Kabupaten Mukomuko, Sekda serta faktor pimpinan FKPD, dan tamu kehormatan Ustadz Drs. H. Wijayanto, S.sos., M.A. Tidak hanya resmikan bangunan Mesjid Agung, Pemkab Mukomuko menginformasikan nama Masjid Agung Mukomuko dengan nama Masjid Agung Baitul Huda. Acara peresmian itu diteruskan dengan acara tabligh besar oleh Ustadz Wijayanto.

Arsitektur Masjid

Masjid Agung Baitul Huda Mukomuko dibuat dalam perancangan masjid kekinian dengan denah basic sisi empat simetris, diperlengkapi dengan teras di masing masing tiga bagian bangunan terkecuali bagian kiblat yang dibuat ruangan mihrab. Masing masing bagian diperlengkapi dengan delapan pilar yang dikaitkan dengan lengkungan bercorak Andalusia. Atap masjid semuanya memakai atap cor serta pada bagian tengah atapnya diletakkan satu kubah besar.

Masjid Agung Baitul Huda Mukomuko Bengkulu

Eksterior masjid memakai warna basic abu abu dipadukan dengan warna coklat muda serta putih. Kubah besarnya berwarna kuning emas dengan dikit akses berwarna hijau tua. Di pucuk kubah masjid dihias dengan lafadz Allah. Masjid ini diperlengkapi dengan empat menara berwarna putih dibuat di keempat pelosok atap masjid. Di pucuk masing masing menara diletakkan kubah dengan warna yang seirama dengan kubah penting masjid.

Ruangan sholat nya direncanakan dapat menyimpan sampai seribu Jemaah. Interior masjid ini dihias dengan ornament memiliki bahan gypsum. Sebagian besar ruangan dalam memakai warna putih dengan gabungan warna abu abu pada pilar pilarnya. Ruang mihrab dihias dengan gypsum berwarna coklat. Sedang sisi dalam kubah dihias dengan ornament gambar bermotif floral seirama dengan satu lampu gantung berwarna keemasan.

Rate this post