Skip to content
Home » Artikel Qoobah » Masjid Agung Jeneponto – Sulawesi Selatan

Masjid Agung Jeneponto – Sulawesi Selatan

Masjid Agung Jeneponto

Keberadaan masjid di wilayah Indonesia menjadi sebuah ciri khas dari masing-masing wilayah sendiri. Selain merupakan tempat untuk beribadah, bangunan masjid tersebut juga tak jarang digunakan sebagai tempat objek wisata religi. Berbagai macam masjid dengan bentuk dan desain yang beraneka ragam terkadang menjadi daya tarik sendiri bagi para masyarakatnya. Salah satunya adalah bangunan masjid yang berada di Sulawesi Selatan. Masjid tersebut bernama masjid Agung Jeneponto. Masjid tersebut berlokasi di Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan.

Jeneponto sendiri merupakan salah satu kabupaten yang berada di Sulawesi Selatan. Beribukota juga dengan nama yang sama yaitu Jeneponto. Dilihat dari segi geografisnya, Jeneponto menghadap ke selat Flores dibagian selatannya. Kemudian disebelah utaranya berbatasan dengan Kabupaten Gowa dan di sisi baratnya berbatasan dengan Kabupaten Takalar. Lalu dibagian timurnya berbatasan langsung dengan Kabupaten Bantaeng. Di Jeneponto lah berdiri sebuah bangunan masjid yang sangat megah dan juga besar serta menjadi bangunan kebanggan bagi warga Jeneponto.

Arsitektur Bangunan Masjid Agung Jeneponto

Bangunan masjid Agung Jeneponto sudah berdiri sejak tahun 1976. Masjid tersebut berdiri diatas tanah wakaf dengan ukurannya luas 3.455 meter persegi sedangkan luas bangunannya sendiri yaitu 1.200 meter persegi. Jika kita lihat dari bangunannya, masjid Agung Janeponto ini mempunyai struktur arsitektur bangunan yang begitu megah. Hal tersebut dapat ditemukan pada bagian menara masjid tunggalnya yang menjulang tinggi dan mirip dengan mercusuar. Lalu bangunan masjidnya secara keseluruhan dicat menggunkan warna putih sehingga kesan luas, besar dan megah dapat ditemukan di masjid Agung Janeponto.

Selain itu, kemegahan masjid Agung Janeponto juga bisa ditemukan pada bagian halaman masjid yang sangat luas dan nyaman untuk para jamaah dan pengunjung yang ingin mengunjungi masjid ini. Para pengunjung dan jamaah juga tidak akan merasa khawatir ketika mengunjungi masjid Agung Janeponto jika memiliki kendaraan. Mereka dapat memarkir kendaraannya disana dengan leluasa dan juga aman. Masjid Agung Janeponto memiliki dua lantai dan dilengkapi oleh tangga yang digunakan para jamaah serta pengunjung sebagai ases menuju ke lantai atas atau lantai dua.

Masjid Agung Janeponto juga memiliki satu kubah masjid yang besar di bagian atap masjid. Kubah tersebut dapat terlihat dari kejauhan karena memang ukurannya sangat besar serta berwarna putih. Lalu dibagian interior masjid pun tak alah megah dan nyaman. Dimana masjid tersebut memiliki lantai dari keramik dengan ukurannya yang sangat besar. Sehingga para jamaah tidak merasa kepanasan melainkan sejuk dan nyaman. Ditambah dengan adanya kipas angin menempel di langit-langit masjid. Bagian interior masjid pun terlihat semakin megah dan luas serta cat dindingnya berwarna putih.

Tak hanya difungsikan sebagai tempat untuk melaksanakan ibaah, ternyata masjid Agung Janeponto biasanya dalam setahun sekali menjadi tempat pelepasan dan penyambutan bagi para jamaah haji yang berasal dari Kabupaten Janeponto. Maka tak heran setiap bulan haji masjid ini selalu dipenuhi oleh para jamaah haji dan juga keluarga serta kerabatnya yang mengiringi keberangkatan para jamaah haji. Ketika para jamaah haji pun selesai melaksanakan ibadahnya, para keluarga serta kerabatnya juga ikut serta hadir dalam penyambutan mereka.

Selain itu, masjid Agung Janeponto juga selalu dipenuhi oleh para jamaah ketika hari raya besar tiba. Tepatnya pada saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha telah tiba, maka jamaah yang melaksanakan shalat di masjid tersebut penuh berkali-kali lipat daripada jumlah jamaah sebelumnya.

error: Content is protected !!