Skip to content
Home » Artikel Qoobah » Masjid Jami Al-Ikhlas Bakanraminten

Masjid Jami Al-Ikhlas Bakanraminten

Masjid Jami Al Ikhlas

Masjid Jami Al-Ikhlas – Karawang adalah sebuah kota yang berada di Provinsi Jawa Barat. Kota tersebut terkenal sebagai kota industri terbesar di Indonesia. Jika mengunjungi Karawang maka tak heran akan mendapati berbagai macam industri disana. Para karyawannya pun tak hanya berasal dari kota Karawang saja, tetapi juga berasal dari daerah lainnya terutama yang berada di sekitar wilayah Jawa Barat. Selain banyaknya industri di Karawang, ternyata kota tersebut juga memiliki tempat wisata yang begitu menarik. Diantaranya seperti Wonderland Waerpark, Curug Cigentis Karawang, Trauma Leisure Waterpark, Kuya Maranggi Waterpark dan beberapa wisata alam lainnya yang begitu memukau. Tak hanya beberapa wisata yang menarik saja, Karawang juga memiliki wisata kulinernya yang begitu menggoda dan tentunya sangat nikmat.

Arsitektur Masjid Jami Al-Ikhlas

Disamping memiliki bangunan industri dan berbagai macam peruahaan, Karawang juga memiliki berbagai macam bangunan untuk beribadah umat muslim. Hal tersebut dikarenakan mayoritas penduduk Karawang beragama muslim. Salah satu bangunan masjid yang ukurannya cukup luas adalah masjid Jami Al-Ikhlas Bakanraminten. Lokasi masjid Jami Al-Ikhlas Bakanraminten berada di Kampung Bakanraminten, Desa Cinta Asih Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang. Nama dari kampung Bakanraminten mungkin cukup asing. Namun jika mengunjungi kota Karawang dan mampir ke kampung Bakanraminten maka akan terpesona oleh suasana pegunungan yang khas dengan udara sejuk. Padahal Karawang sendiri memiliki suasana yang cukup panas yang berada di jalur pantura yang terkenal selalu ramai dan padat. Tetapi ternyata Karawang memiliki daerah pegunungan yang berada di kecamatan Pangkalan dan Tegalsari.

Lokasi masjid Al-Ikhlas yang berada di kampung Bakanraminten juga berada di sebuah jalur yang menghubungkan langsung menuju kawasan wisata Curug Cigentis yang berada di Kecamatan Tegalwaru. Masjid tersebut berdiri megah diantara area sawah yang hijau dengan jalan kecil yang hanya dapat dilewati oleh satu kendaraan roda empat. Selain itu Desa Cinta Asih juga merupakan sebuah desa yang terdapat beberapa pondok pesantren. Dan yang terkenal adalah pondok pesantren Salafiah Haadarul Istiqomah yang lokasinya berada di tepian ruas jalan raya Pangkalan dan ditandai dengan sebuah bangunan masjid yang cukup megah namun bukan masjid Jami Al-Ikhlas. Tetapi ukuran bangunannya tidak seberapa jauh dengan masjid Jami Al-Ikhlas.

Suasana yang begitu hijau dan sejuk membuat siapapun yang pertama kali mengunjungi wilayah itu akan merasa begtu betah dan nyaman. Masjid Jamie Al-Ikhlas berdiri megah diantara bentangan sawah yang luas dan juga pepohonan hijau yang begitu sejuk. Dari luar, bangunan masjid tersebut didominasi oleh warna kuning muda dan dipadukan dengan warna hijau toska. Gaya pada masjid tersebut pun memilih desain khas masjid Indonesia dengan atap limasan dengan satu kubah yang ukurannya tidak terlalu besar berada di atap masjid Jamie Al-Ikhlas.

Masjid Jami Al-Ikhlas

Pada bagian teras masjid pun merupakan tanah kosong dan tumbuh beberapa rumput yang hijau. Lantai pada bagian depan masjid pun sudah menggunakan keramik yang berwarna putih sehingga para jamaah akan merasakan lebih sejuk dan adem ketika pertama kali datang ke masjid tersebut. Beberapa tiang hiasan pun menghias bagian depan masjid. Disekeliling masjid tersebut tidak terdapat pagar sehingga terkesan sangat terbuka bagi siapapun yang ingin melaksanakan ibadah shalat atau kegiatan keagamaan lainnya di masjid tersebut. Masjid Jami Al Ikhlas pun selalu dipenuhi oleh warga sekitar untuk melaksanakan ibadah shalat berjamaah. Pada hari Jum’at maka jamaahnya semakin banyak dan juga ketika hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha tiba maka masjid tersebut semakin dipadati oleh para jamaah warga sekitar.

error: Content is protected !!