Lompat ke konten
Qoobah » Artikel Qoobah » Jangan Salah Pilih! Kenali Perbedaan Kubah Enamel dan Galvalum

Jangan Salah Pilih! Kenali Perbedaan Kubah Enamel dan Galvalum

Perbedaan Kubah Enamel dan Galvalum – Sebelum membangun sebuah tempat ibadah seperti masjid / musholla, banyak hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah memilih bahan yang tepat untuk atap, termasuk kubah.

Kubah yang baik harus tahan lama, kuat, dan tahan terhadap cuaca ekstrem. Ada dua jenis material yang sering digunakan sebagai bahan untuk kubah, yaitu enamel dan galvalum.

Bagi yang belum tahu, kedua bahan ini memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaan kubah enamel dan galvalum agar bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai perbedaan kedua material tersebut.

“Kontraktor kubah yang amanah bukan yang paling fasih berjanji. Ia adalah yang berani menunjukkan portofolionya, membuka pintu pabriknya, dan menandatangani garansi tertulis tanpa ragu.”

— Andik, CEO PT Anugerah Kubah Indonesia (Qoobah)

Apa itu Kubah Enamel?

Perbedaan Kubah Enamel dan Galvalum

Kubah enamel adalah jenis kubah yang terbuat dari bahan enamel. Bahan yang terbuat dari kaca bubuk yang dipadukan pada sebuah wadah dengan cara pemanasan, biasanya bersuhu antara 750°C.

Kubah enamel biasanya digunakan untuk atap masjid karena tahan lama dan tahan terhadap cuaca ekstrem. Kubah enamel juga mudah dibersihkan dan tidak mudah kusam atau berkarat.

Kelebihan Kubah Enamel

  • Tahan lama
  • Tahan terhadap cuaca ekstrem
  • Mudah dibersihkan
  • Tidak mudah kusam atau berkarat

Kelemahan Kubah Enamel

Meskipun lebih mahal daripada kubah galvalum, kubah enamel memiliki daya tahan yang lebih lama dan tahan terhadap cuaca ekstrem.

Kubah enamel juga lebih mudah di bersihkan dan tidak mudah kusam atau berkarat, sehingga merupakan pilihan yang baik untuk bangunan-bangunan penting seperti masjid.

Apa itu Kubah Galvalum?

Perbedaan Kubah Enamel dan Galvalum

Kubah Galvalum merupakan salah satu jenis kubah berbahan dasar logam. Kubah galvalum merupakan bahan dasar baja ringan yang di lapisi aluminium, silikon dan seng dengan masing-masing komposisi 55% aluminium, 43,5% seng dan 1,5% silikon.

Biasanya di buat dengan bahan dasar plat baja yang telah di proses secara khusus dengan penambahan lapisan seng pada permukaannya.

Proses ini di kenal dengan nama proses galvanisasi, sehingga logam baja menjadi lebih tahan karat dan tahan terhadap korosi.

Kubah Galvalum dapat di bentuk dengan berbagai macam ukuran dan bentuk, tergantung pada jenis kebutuhan pengguna.

Selain itu, Kubah Galvalum memiliki kelebihan dalam hal kekuatan struktural yang cukup tinggi, sehingga sangat cocok di gunakan pada bangunan yang memiliki struktur yang kompleks.

Namun, Kubah Galvalum memiliki kelemahan pada segi estetika, karena tidak memiliki finishing yang baik seperti Kubah Enamel.

Perbandingan Kubah Enamel dan Galvalum

Perbedaan Kubah Enamel dan Galvalum

Kubah masjid merupakan struktur penting yang memiliki peran vital dalam lingkungan sekitar. Kubah masjid tidak hanya memberikan keindahan dan keunikan pada bangunan masjid, tetapi juga berfungsi sebagai penanda visual bagi masyarakat sekitar bahwa ada masjid di sekitarnya.

Jika Anda sedang mencari kubah masjid baru dan bingung harus memilih kubah enamel atau kubah galvalum, mari kita bahas perbedaannya.

Kelebihan dan Kekurangan Kubah Enamel

KelebihanKekurangan
1. Tidak mudah berkarat dan tahan lama1. Harganya relatif lebih mahal dibanding kubah galvalum
2. Tersedia dalam berbagai pilihan warna dan model2. Proses instalasi kubah enamel memerlukan keahlian khusus
3. Lebih mudah dibersihkan dan dirawat3. Lebih berat sehingga butuh perhitungan khusus pada struktur penyangga

Kubah enamel terbuat dari bahan enamel yang di kenal sebagai lapisan pelindung yang tahan lama dan tidak mudah berkarat.

Kubah enamel tersedia dalam berbagai pilihan warna dan model, serta lebih mudah di bersihkan dan di rawat.

Masih bingung pilih kubah enamel atau galvalum? Tanya tim Qoobah!

Namun, harga kubah enamel relatif lebih mahal di bandingkan dengan kubah galvalum. Proses instalasi kubah enamel juga memerlukan keahlian khusus karena bobotnya yang lebih berat dan butuh perhitungan khusus pada struktur penyangga.

Kelebihan dan Kekurangan Kubah Galvalum

KelebihanKekurangan
1. Harganya lebih terjangkau1. Lebih mudah berkarat dan perlu pengecatan berkala
2. Lebih ringan sehingga lebih mudah dipasang2. Tidak terlalu banyak pilihan model
3. Proses instalasi mudah dan tidak memerlukan keahlian khusus3. Memiliki tingkat keawetan yang lebih rendah

Kubah galvalum terbuat dari campuran antara galvanis dan alumunium yang membuatnya lebih ringan dan mudah di pasang.

Harga kubah galvalum lebih terjangkau di bandingkan dengan kubah enamel, namun tingkat keawetannya lebih rendah karena lebih mudah berkarat dan perlu pengecatan berkala.

Kubah galvalum juga kurang memiliki pilihan model, meskipun proses instalasinya mudah dan tidak memerlukan keahlian khusus.

Perbandingan Kubah Enamel dan Galvalum

Berdasarkan perbandingan di atas, berikut adalah gambaran kesimpulan antara kubah enamel dan kubah galvalum:

  • Kubah enamel memiliki kelebihan pada ketahanan dan keindahan, namun harganya relatif lebih mahal dan memerlukan instalasi serta perawatan yang lebih rumit.
  • Kubah galvalum lebih terjangkau, mudah di pasang, namun lebih rentan terkena karat.

Secara keseluruhan, pilihan antara kubah enamel dan kubah galvalum tergantung pada kebutuhan dan keinginan masing-masing. Pastikan untuk mempertimbangkan faktor-faktor ini sebelum memutuskan untuk membeli kubah masjid baru.

Masih Bingung Memilih Kubah Enamel atau Galvalum?

Setiap material memiliki keunggulan berbeda tergantung lokasi, anggaran, dan kebutuhan bangunan masjid. Tim Qoobah siap membantu memberikan rekomendasi jenis kubah yang paling sesuai untuk proyek Anda.

Kami sudah berpengalaman dalam mengerjakan banyak proyek di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Qoobah telah di percaya dalam mengerjakan proyek dari beberapa pihak seperti Pondok Pesantren, Sekolah, Universitas, Madrasah, Kantor Swasta, Kantor Pemerintah, BUMN, serta masjid-masjid yang berada di perdesaan hingga perkotaan.

FAQ – Pertanyaan Umum mengenai Kubah Enamel dan Galvalum

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum mengenai kubah enamel dan galvalum:

1. Apa perbedaan antara kubah enamel dan galvalum?

Kubah enamel terbuat dari kaca bubuk yang di padukan pada sebuah wadah dengan cara pemanasan, biasanya bersuhu antara 750°C dan memiliki daya tahan yang cukup lama.

Sementara itu, kubah galvalum terbuat dari bahan dasar baja ringan yang di lapisi aluminium, silikon dan seng dengan masing-masing komposisi 55% aluminium, 43,5% seng dan 1,5% silikon sehingga lebih ringan dan tahan karat.

2. Mana yang lebih tahan lama, kubah enamel atau galvalum?

Kubah enamel lebih tahan lama karena bahan dasarnya yang lebih kuat dan tahan karat. Namun, kubah galvalum juga dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama jika di rawat dengan baik.

3. Apakah kubah enamel dan galvalum aman digunakan di daerah yang sering hujan dan lembab?

Ya, kubah enamel dan galvalum sama-sama tahan terhadap cuaca yang lembab dan hujan, serta tidak mudah berkarat.

4. Apa keuntungan menggunakan kubah enamel?

Kubah enamel memiliki daya tahan yang cukup lama, mudah di bersihkan, dan tidak mudah berkarat atau berlumut. Selain itu, kubah enamel juga dapat di warnai sesuai dengan selera dan kebutuhan.

5. Apa keuntungan menggunakan kubah galvalum?

Kubah galvalum lebih ringan, tahan terbhadap karat dan cuaca ekstrem, serta dapat di gunakan untuk atap dan dinding.

Selain itu, kubah galvalum juga lebih ekonomis di bandingkan dengan kubah enamel.

6. Bagaimana cara merawat kubah enamel dan galvalum?

Untuk merawat kubah enamel, pastikan untuk membersihkannya secara berkala dengan menggunakan air sabun dan sikat lebut untuk menghindari goresan pada panel.

Sementara itu, untuk merawat kubah galvalum,  Anda dapat membersihkannya dengan air bersih dan menghindari penggunaan deterjen keras atau sikat kasar yang dapat merusak lapisan seng dan aluminium.