Lompat ke konten
Qoobah » Artikel Qoobah » Mengenal Masjid Kubah Emas Maluku yang Sempat Dicuri

Mengenal Masjid Kubah Emas Maluku yang Sempat Dicuri

Masjid Al-Huda di Pulau Buru, Maluku, baru-baru ini menjadi sorotan publik karena kasus pencurian hiasan kubah emasnya yang bernilai miliaran rupiah. Namun, lebih dari sekadar berita viral, masjid ini juga memiliki sejarah, keindahan arsitektur, serta nilai spiritual yang tinggi bagi masyarakat setempat.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Masjid Al-Huda, mulai dari sejarah, keindahan kubah emasnya, hingga kejadian pencurian yang sempat menghebohkan.

Sejarah Masjid Al-Huda di Pulau Buru

Masjid Al-Huda terletak di Desa Kayeli, Kabupaten Buru, Maluku. Masjid ini merupakan salah satu tempat ibadah yang paling bersejarah di kawasan tersebut, menjadi saksi bisu perjalanan Islam di Maluku.

Dibangun dengan arsitektur yang megah, masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan budaya bagi masyarakat setempat.

Masjid Al-Huda dikenal memiliki desain yang unik, dengan kubah berlapis emas sebagai salah satu daya tarik utamanya. Kubah ini tidak hanya menjadi simbol kemegahan, tetapi juga mencerminkan semangat dan kecintaan masyarakat terhadap Islam.

BACA JUGA: 8 Masjid Tertua di Indonesia yang Menyimpan Sejarah

Keindahan Kubah Emas Masjid Al-Huda

Salah satu fitur paling mencolok dari masjid ini adalah hiasan kubahnya yang terbuat dari emas. Hiasan tersebut berbentuk lafaz “Allah” dan memiliki berat sekitar 2,6 kilogram.

Dengan nilai mencapai Rp 3 miliar, keberadaan hiasan emas ini menjadikan Masjid Al-Huda sebagai salah satu masjid paling ikonik di Indonesia.

Selain kubah emas, interior masjid juga dihiasi dengan berbagai ornamen Islami yang memperindah tampilan keseluruhan. Kombinasi desain tradisional dan modern menjadikan masjid ini sebagai tempat ibadah yang nyaman sekaligus indah dipandang.

Kasus Pencurian Kubah Emas yang Menghebohkan

Pada 4 Maret 2024, masyarakat dikejutkan dengan berita hilangnya hiasan kubah emas dari Masjid Al-Huda. Pencurian ini langsung menjadi perhatian nasional mengingat nilai hiasan tersebut yang sangat tinggi.

Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan, dan pada 8 Maret 2024, hiasan emas tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi tidak utuh.

Hiasan ini ditemukan terkubur di dalam hutan, yang mengindikasikan bahwa pencuri berusaha menyembunyikannya. Kejadian ini sempat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat setempat, mengingat nilai sentimental dan religius dari kubah emas tersebut.

Untuk mengatasi kehilangan ini, pengurus masjid memutuskan untuk menggantinya dengan hiasan baru.

Proses penggantian dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan bahwa Masjid Al-Huda tetap terjaga keindahannya.

Pesona Wisata Religi Masjid Al-Huda

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Al-Huda juga menjadi destinasi wisata religi yang menarik di Pulau Buru. Banyak wisatawan dan peziarah yang datang untuk melihat langsung keindahan masjid ini serta merasakan ketenangan spiritual di dalamnya.

Bagi Anda yang ingin berkunjung, berikut beberapa hal menarik yang bisa Anda nikmati:

  • Keindahan arsitektur: Dengan desain yang megah dan kubah emas yang ikonik, masjid ini menawarkan pemandangan yang luar biasa.
  • Sejarah Islam di Maluku: Masjid ini merupakan bagian dari perjalanan panjang Islam di wilayah timur Indonesia.
  • Nuansa spiritual: Suasana di dalam masjid memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi para jamaah yang ingin beribadah.

BACA JUGA: Masjid Terbesar di Indonesia


Masjid Al-Huda di Pulau Buru, Maluku, lebih dari sekadar masjid biasa. Keindahannya yang khas dengan kubah masjid emas, sejarah panjangnya, serta peristiwa pencurian yang sempat menggemparkan menjadikannya topik yang menarik untuk dibahas.

Bagi yang ingin berkunjung, pastikan Anda merasakan sendiri keindahan dan spiritualitas masjid ini. Semoga Masjid Al-Huda terus menjadi kebanggaan masyarakat dan tetap terjaga keindahannya untuk generasi mendatang.