Skip to content
Home » Artikel Qoobah » Masjid Al-Hijrah Bontang

Masjid Al-Hijrah Bontang

Masjid Al-Hijrah Bontang

Masjid Al-Hijrah ada di dalam kota, anggun dengan arsitektur masjid yang khas. Masjid ini dibangun oleh Ahmad Noe’man, seorang arsitek lulusan Institut Teknologi Bandung yang populer dengan julukan sang Arsitek Seribu Masjid.

Warna hijau menguasai penampilan Masjid Al-Hijrah. Dari mulai sisi luar sampai sisi ruangan dalam masjid, warna hijau terlihat jelas terwujud di tiap-tiap bagian serta pojok. Cuma disamping dinding yang sejajar dengan mihrab di ruangan penting, ada gabungan warna coklat serta emas yang memberikan kesan-kesan megah. Juga, masih tetap ada warna hijau diatas mihrab imam.

Masjid ini berupa bujur sangkar, dengan empat kubah masjid kecil di tiap-tiap pojok masjid, serta satu kubah masjid di atap sisi tengah. Ke arah teras masjid para pengunjung akan melalui tangga yang menghantarkan pada empat lengkung pintu masuk. Masuk ruangan penting, dekat dengan pintu masuk ialah ruang spesial jamaah wanita dan mendekat ke bagian mihrab ialah ruang jamaah pria.

Arsitektur Masjid Al-Hijrah Bontang

Masjid Al-Hijrah

Disamping kiri serta kanan ruangan penting yang luas ini ada lantai dua serta tiga yang dipakai untuk melaksanakan ibadah waktu jamaah di ruangan penting apabila diruangan pertama sudah penuh. Baik dibagian exterior ataupun interior, detil dekorasi masjid condong bergaya geometris, seirama dengan bentuk bangunan yang geometris. Detil geometris ikut hiasi daun jendela yang lebih berperan dekoratif saja. Detil jendela ini sebetulnya ialah ventilasi hawa yang sangat mungkin hawa segar mengalir sampai ke ruangan dalam Masjid Al-Hijrah Bontang.

Bagaimana dengan menara? Masjid seakan tidak komplit tiada menara. Menara Masjid Al-Hijrah Bontang ada terpisah dari bangunan penting masjid. Menara ini menjulang tinggi melewati kubah masjid, ambil bentuk silinder yang tampil sama kokohnya dengan pilar-pilar di teras luar masjid.

Waktu lalu, sisi serta ruang spesifik Masjid Al-Hijrah Bontang diperbaiki. Umur bangunan Masjid juga yang mewajibkan perbaikan ini dikerjakan dalam beberapa step. Sesudah atap diperbaiki serta dinding luar masjid dicat, tujuan perbaikan selanjutnya ialah tempat wudhu. Tidak cuma perbaikan, Masjid Al-Hijrah Bontang mempunyai gedung santri serta guest house.

error: Content is protected !!